Jumat, 18 Mei 2012

Khutbah Jum'at Manusia Pengemban Amanat


                             Manusia Pengemban Amanat
                                                      
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله أرسل رسوله بالهدى ودين الحق ليظهره على كله ولو كره المشركون. أشهد ان لا اله الا الله وحده لا شريك له الملك الحق المبين. وأشهد ان محمدا عبده ورسوله المبعوث رحمة للعالمين. اللهم صل وسلم وبارك على سيدنامحمد وعلى اله وأصحابه أجمعين أمابعد :
فيا عباد الله! اتقوا الله حق تقاته ولا تموتن الا وأنتم مسلمون. قال الله تعالى في القرأن الكريم : اعوذ بالله من الشيطان الرجيم. إنا عرضنا الأمانة على السماوات والأرض والجبال فأبين أن يحملنها وأشفقنا منها وحملها الإنسان. إنه كان ظلوما جهولا. صدق الله العظيم.

Segala puji bagi Allah, yang sejak zaman azali adalah satu-satunyua yang bangga dengan kebesaran-Nya, dan satu-satunya yang akan tetap sampai kapanpun. Dialah yang menerangi hati kekasih-kekasih-Nya dengan cahaya makrifat-Nya, yang mengharumkan batin orang-orang yahng menuju kepada-Nya dengan wewangian sanjungan-Nya, yang memberikan ketenangan jiwa kepada orang yang takut kepada-Nya dengan harapan-Nya yang indah, yang memberikan nikmat roh orang-orang yang mencinta ditaman makna asma-Nya, dan yang memberikan anugerah yang melimpah kepada mereka semua.
Mudah-mudahan rahmat serta salam senantiasa dicurahkan atas seseorang yang paling fasih dalam mengucapkan huruf dlod
 انا أفصح من نطق بالضاد
  yakni Nabi Muhammad Saw. Seorang nabi ya ng berbudi pekerti mulia yang diutus sebagai rahmat bagi semesta alam oleh Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, berikut segenap keluarga dan sahabat-sahabatnya.
Sebelumnya, khotib ingin berwasiat khususnya kepada diri khotib pribadi, dan umumnya kepada hadlirin semua, marilah kita sama-sama senantiasa meningkatkan kadar kwalitas keimanan serta ketaqwaan kita kepada Allah Swt. Dengan sebenar-benarnya taqwa, yakni dengan menjalankan segala apa yang telah diperintahkan-Nya بامتثال جتناب نواهيه أوامره
 serta menjauhi dan meninggalkan segala apa yang dilarangnya وا.



Kaum muslimin rahimakumullah!
Sejenak, marilah kita rtenungkan firman Allah Swt. Dalam Al-qur’an surat Al-Ahzab ayat 72 :
$¯RÎ) $oYôÊttã sptR$tBF{$# n?tã ÏNºuq»uK¡¡9$# ÇÚöF{$#ur ÉA$t6Éfø9$#ur šú÷üt/r'sù br& $pks]ù=ÏJøts z`ø)xÿô©r&ur $pk÷]ÏB $ygn=uHxqur ß`»|¡RM}$# ( ¼çm¯RÎ) tb%x. $YBqè=sß Zwqßgy_ ÇÐËÈ  
Artinya :Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, Maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu Amat zalim dan Amat bodoh, (Q.S Al-Ahzab : 72)

Kaum muslimin rahimakumullah!
Kita sadar, sebagai pemikul amanat, tentulah manusia mempunyai konsekuensi yang amat berat dan tentu ada suatu pertimbangan dari pemberi amanat (Allah) kepada pelaksana amanat (manusia) yang baik dalam menjalankan tugasnya.
Oleh karena manusia dipersiapkan untuk menjadi kholifah Allah yang mewakili-Nya untuk mengatur dan menjaga alam semesta dan alam lingkungan, maka ia telah diberikan kelebihan dan keistimewaan yang tidak diberikan kepada makhluk-makhluk yang lain. Disamping itu, tentu juga harus menjaga dirinya sendiri.
Justru itu, untuk sempurnanya tujuan Allah ini, maka diperlukan tahapan-tahapan bagi persiapan manusia sebelum dan sesudah perwujudan manusia itu sendiri, dimana melalui proses yang cukup lama dan unik. Tahapan-tahapan itu antara lain ialah :
1.      Dalam tahapan penciptaan awal, seluruh umat manusia diciptakan dalam bentuk roh, kepada para roh-roh inilah diadakan suatu ikrar janji yang pertama, yang diucapkan oleh manusia sebelum berbentuk jasad kasar. Sebagaimana yang telah difirmankan oleh Allah Swt, dalam Al-Qur’an :
وإذ اخذ ربك من بنى آدم من ظهورهم ذريتهم وأشهدهم على أنفسهم ألست بربكم قالو بلى شهنا أن تقولوا يوم القيامة إنا كنا عن هذا غفلين.
Dan(ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): “Bukankah aku ini Tuhanmu?” mereka menjawab: “Betul (engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi”. (kami lakukan yang demikian itu) agar dihari kiamat kamu tidak mengatakan :” Sesungguhnya kami (Bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)”.

Secara harfiyah lafadz بلى mempunyai arti yang sama (sinonim) dengan lafadz نعم tapi, menurut gramer bahasa arab (nahwu) lafadz نعم memberikan pengertian bahwa ia mentaqrir (menetapkan) kalam sebelumnya baik berupa naïf maupun isbat, sehingga jika diucapkan نعم maka kufurlah kita, sedangkan lafad  بلىmemberikan pengertian bahwa ia men-isbabtkan kalimat (kalam) sebelumnya, sebagaimana yang dinyatakan oleh Al Imam Al Azhuri.
بلى جواب النفي لكنه * يصير إثبتا كذا قرروا
نعم لتقرير الذي قبلها * إثبتا او نفيا كذا حررّوا

Kaum Muslimin Rohimakumulloh
2.      Sebagaimana kesempurnaan manusia sebagai pemikul amanat dalam kehidupannya dimuka bumi , Allah menciptakan  manusia dengan bentuk jasad kasar yang disertai dengan segala fdasilitas yang menghidupinya, serta dilengkapinya dengan beberapa alat yang paling kompleks, sebgaimana yang difirmankan oleh Allah Swt dalam Al Qur’an :
أعوذ بالله من الشيطان الرجيم، لقد خلقنا الإنسان في أحسن تقويم.
“Sesungguhnya kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya”

Kaum Muslimin Rohimakumulloh
Allah Swt tidak ingin, wakil-wakilnya sebagai pemikul amanat berindak semaunya sendiri, tanpa mengikuti atau mengindahkan garis-garis agama yang telah ditentukan, dengan patuh dan tunduk tanpa reserve dalam segala tingkahlaku aspek kehidupannya, baik bagi dirinya sendiri sebagai individu maupun bagi lingkungannnya yakni hubungan dengan  manusia sesamanya.
Oleh karena itu, kita sebagai manusia tidak ada pilihan lain kecuali harus tundkuk dan patuh kepada perintah Allah Swt. Sehingga mendapat title sebagai orang yang beriman adalah merupakan nikmat Allah yang tertinggi. Sebagaimana dalam firmannya.
أعوذ بالله من الشيطان الرجيم، والمؤمنون والمؤمنت بعضهم أولياء بعض، يأمرون بالمعروف وينهون عن المنكر ويقيمون الصلاة ويؤتون الزكوة ويطيعون الله ورسوله، ألئك سيرحمهم الله، إن الله عزيز حكيم.
Dan Orang-orang yang beriman, lelaki-dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma’ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan  zakat dan mereka taat pada Allah dan Rasu-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah, sesungguhnya Allah Maha perkasa lagi Maha Bijaksana”.

Kaum Muslimin Rohimakumulloh
Di dalam kehidupan masyarakat dewasa ini, setiap individu manusia dapat dengan mudah dikenal tipe-tipe manusianya melalui ilmu psikologi, yaitu cabang ilmu manusia yang kjhusus mempelajari temperament tingkah laku ditengah-tengah keluarga besar umat manusia.
Di dalam  Al Qur’an, Allah Swt telah banyak menggambarkan tipe-tipe orang serta bentik figure dari golongan orang-orang yang tidak beriman seperti kaum tsamud, kaum ‘ad, kaum luth, dan lain sebagainya.
Oleh karena itu, usaha kita sebagai warga Negara yang baik adalah untuk  menyingkirkannya (memperingatkanya) agar tidak membawa kerusakan bangsa secara umum, kalau dalam bahasa Al-Qur’an disebut dengan “fitnah” yang  mestinya hanya disebabkan oleh sebagaian orang saja, sebagaimana yang telah difirmankan Allah Swt
أعوذ بالله من الشيطان الرجيم، واتقوا فتنة لاّتصيبن الذين ظلموا منكم خاصة، واعلموا أنّ الله شديد العقاب.
Dan peliharalah dirimu dari pada siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja diantara kamu. Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras Siksaan-Nya .

Kaum Muslimin Rohimakumulloh
Tidak akan ada suatu Negara yang gema ripah loh jinawe toto tentrem kertoraharjo selama tipe-tipe manusia yang tidak beriman seperti yang disebutkan tadi, masih berada dimuka bumi ini

Kaum Muslimin Rohimakumulloh
Sesungguhnya asma Allah dalam setiap wujud ciptaannya, baik yang langsung seperti manusia, jin, makhluk-makhluk melata, planet, dan bumi, maupun yang tidak langsung yakni yang dihasilkan oleh akal manusia melalui sains dan teknologi yang sebenarnya bersumber juga dari ilmu Allah Swt maka oleh karena itu para malaikat berkata yang disebutkan dalam al-Qur’an
أعوذ بالله من الشيطان الرجيم، قلوا سبحانك لا علم لنا الاّ ما علمتنا إنك أنت العليم الحكيم.
“Mereka menjawab: “Maha suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami; Sesungguhnya Engkaulah yang maha mengetahui lagi Maha Bijaksana”

            Kata-kat ini diucapkan oleh para malaikat yang tidak dapat mengenal benda-benda karena tidak diajarkan oleh Allah Swt. Yang sebelumnya Allah telah mengajarkan ilmunya kepada nabi Adam , sebagai manusia yang pertama kali di bumi, ilmu ini kemudian ditransfer oleh nabi Adam kepada malaikat. Dari sini kita dapat menambil kesimpulan betapa Allah telah memulyakan manusia dalam memegang amanatnya dengan bentuk:
  1. Ciptaan yang paling sempurna
  2. ilmu yang tinggi
sebagai kesimpulan terakhir pantaslah jika Allah memberikan peringatan keras kepada pelanggar-pelanggar amanat, mereka yang mengkufuri ni’mat atau kekuasaan-kekuasaan selain Allah.
Mudah-mudahan kita semua sebagai pemikul amanat dapat menjalankan amanat itu dengan sebaik-baiknya, untuk dapat bebas dari segala tanggung kjawab dihadapan Allah kelak di hari persidangan.
إن أحسن الكلام وأبين النظام كلام الله الملك العلام. والله سبحانه يقول وبقوله يهتدى المهتدون واذا قرئ القرأن فاستمعوا له وأنصتوا لعلكم ترحمون، أعوذ بالله من الشيطان الرجيم ÎŽóÇyèø9$#ur ÇÊÈ   ¨bÎ) z`»|¡SM}$# Å"s9 AŽô£äz ÇËÈ   žwÎ) tûïÏ%©!$# (#qãZtB#uä (#qè=ÏJtãur ÏM»ysÎ=»¢Á9$# (#öq|¹#uqs?ur Èd,ysø9$$Î/ (#öq|¹#uqs?ur ÎŽö9¢Á9$$Î/ ÇÌÈ
  بارك الله لى ولكم فى القرأن العظيم ونفعنى وإياكم بما فيه من الأيات والذكر الحكيم وتقبل منى ومنكم تلاوته إنه هو السميع العليم وقل ربّ اغفر وارحم وأنت خير الراحمين واستغفرواه إنه هو الغفور الرحيم
الخطبة الثانى.
       الحمدلله رب العالمين والصلاة والسلام علي سيدنا محمد حبيب رب العالمين إمام المتقين سيد الأنبياء والمرسلين سيدنا ومولانا محمد صلي الله عليه وعلي أله واصحابه وسلم تسليما كثيرا (أما بعد)
فيا أيها الحاضرون جماعة الجمعة رحمكم الله أوصي نفسي وإياكم بتقوي الله وطاعته لعلكم ترحمون 
قال الله تعالي: أعوذ بالله من الشيطان الرجيم   إنالله وملائكته يصلون علي النبي ياأيها الذين أمنوا...
اللهم فصل وسلم ويارك علي سيدنا محمد وعلي أل سيدنا محمد خصوصا الي عشرة المبشرين بالجنة سيدنا أبي بكر الصديق, و سيدنا عمربن خطاب و سيدنا عثمان بن عفان و سيدنا علي بن أبي طالب و سيدنا عبد الرحمن بن عوف و سيدنا طلحة بن عبيدالله و سيدنا سعد بن ابي وقاص و سيدنا زبير بن عوام و سيدنا سعيد بن زيد بن عمرو بن نفيل و سيدنا عبيدة بن جراح وعلي بقية صحابة رسول الله أجمعين والتابعين والتابع التابعين وعلينا معهم بإحسان إلي يوم الدين آمين ...
اللهم اغفر للمسلمين والمسلمات ...
اللهم اصلح أمة سيدنا محمد اللهم اجبر أمة سيدنا محمد اللهم اغفر أمة سيدنا محمد اللهم اقض ديون امة سيدنا محمد اللهم ارحمهم برحمتك يا أرحم الراحمين
عباد الله إن الله يأمر بالعدل والإحسان وإيتاء ذي القربي وينهي عن الفحشاء والمنكر والبغي يعظكم لعلكم تذكرون فاذكرالله العظيم يذكركم واشكروه علي نعمه يزدكم واسئلوه من فضله يعطكم ولذكر الله أجل وأعظم وأكبر

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar